Setelah merilis ‘Salahkah’ di tahun 2020, musisi asal Indonesia, JESENN, kembali dengan album yang telah dia persiapkan berjudul “Jilid 1”. Album debut dari JESENN ini menjadi penanda dimulainya perjalanan dan era baru darinya.

“Jilid 1” membutuhkan waktu yang sedikit panjang dalam masa pembuatannya karena adanya pandemi Covid-19 serta JESENN yang memang sedang berada dalam proses menyelesaikan pendidikannya untuk meraih Sarjana yang kini telah dia raih. Melangkah di tahun baru 2022, kini Jesenn telah siap menghadirkan album yang telah digarapnya dengan serius, “Jilid 1”.

“Jilid 1” berisi 10 Track yang didalamnya akan terdiri dari 8 buah Lagu dan 2 Track special yaitu sebuah monolog berjudul ‘PENDAHULUAN’ yang akan menceritakan sedikit proses hidup dan pembuatan album ini. Kemudian track berikutnya yang berisi sebuah opening dan rangkuman instrumental dari lagu-lagu yang ada di dalam album “Jilid 1” ini.

“Proses pembuatan lagu ini cukup seru karena aku dan band Jtroops berusaha untuk menemukan aransemen bersama-sama. Masing-masing anggota punya selera masing-masing dan membuat kita akhirnya berusaha
mencari apa yang cocok hingga referensi musik yang punya tipe sama dengan album ini,” kisah JESENN.

Selain band Jesenn, Jtroops, ada beberapa pihak lainnya yang juga ikut membantu dalam proses pembuatan “Jilid 1” ini. Arka Production yang dipegang oleh Aryo Pradana, Joel Christian yang menggarap nuansa R&B untuk track ‘Seratus Alasan’, dan Ananta Vinnie yang menggarap proses Mixing untuk 1 track terakhir di album ini.

“Apapun yang terjadi, cinta bisa merubah segala sesuatu jadi lebih mudah dan bahagia, Love is always win!” kata musisi yang mengidolakan Glenn Fredly dan Justin Bieber ini saat ditanya pesan yang sebenarnya ingin dia sampaikan lewat album ini. JESSEN juga pernah ada di fase yang
sulit dimana sang ayah harus berperang melawan penyakit yang dideritanya.

Momen ini dituangkan JESENN dalam track berjudul ‘Salah Pijak’ yang juga ada di album ini. “Di lagu itu, aku menceritakan bahwa tiap manusia pasti berbuat salah, jatuh bahkan sakit. Tapi yang harus diingat adalah kita tidak pernah sendirian, masih banyak orang yang cinta dan peduli pada kita. Kita boleh sedikit bersedih, tapi kita harus sadar bahwa pasti ada pelangi sehabis hujan,” lanjutnya.

Besar harapan JESENN agar album ini dapat diterima dengan baik oleh seluruh penikmat musik di Indonesia. Selain itu, dia juga berharap, lagu-lagu di album ini bisa menjadi obat sekaligus mampu menyampaikan perasaan yang sebenarnya sulit untuk dikatakan pada orang-orang yang kita sayangi.