Pengunjung berada di maneken hasil pertunjukan visual mapping dari Mbrace Medan di Jandwe Studio.

Mbrace Medan kembali menggelar workshop dan pertunjukan visual mapping di Jandwe Studio, jalan Sriwijaya Medan.

 

Sejumlah pertunjukan di papan berskala besar, kotak,  dan maneken disuguhkan dengan visual-visual abstrak maupun tokoh pahlawan film marvell studio dipamerkan dalam kegiatan yang berlangsung Sabtu (31/3/2018) lalu.

 

Yuri perwakilan Mbrace dan merupakan salah satu pembuat animasi visual tersebut mengatakan bahwa ini adalah kegiatan yang pertama kali dilaksanakan di Medan.

 

“Ini baru pertama kali di Medan, terlihat dari antusias yang hadir untuk belajar membludak. Sebelumnya kami hanya membatasi sebanyak 15 orang saja tapi membludak sampai 30 anak muda di bidang animator yang ingin belajar bersama,” tutur Yuri.

 

 

Yuri menjelaskan, kegiatan ini dilakukan dengan membuat 5 kotak yang terpisah menggunakan 1 proyektor. “Jadi visual mapping ini bisa menggunakan led maupun proyektor untuk penembak visualnya. Nah disini kita gunakan proyektor untuk bisa dilakukan di semua tempat,” jelasnya.

 

Rio purba salah satu pembicara pada workshop tersebut mengatakan visual mapping ini sering digunakan dalam sebuah pertunjukan panggung musik maupun peluncuran produk.

 

Ia juga mengungkapkan, ke depan pihaknya juga akan mengaplikasikan visual mapping ini terhadap patung-patung sejarah di Kota Medan.

 

“Biasa dilakukan di pertunjukan musik dan peluncuran produk,  nah disini kita bersama kawan-kawan mau buat sesuatu yang lebih berguna bagi Medan,  misalnya nanti di bulan Mei kita akan militan ke jalan me-mapping patung-sejarah untuk meningkatkan kembali rasa nasionalis anak muda Medan terhadap sejarah, ” kata visual joki ini.

sumber: www.imaji.live