Berdiri pada November 2012 lalu, dari hasil nongkrong-nongkrong sama teman di sebuah cafe tersohor di kota Medan. Yusuf Habibi dengan Amanda Yolanda (Ex Bassist), punya niatan untuk ngisiin waktu kosong mereka dengan membuat satu band yang nyentrik.

Memang dasar kalau sudah niat, walau ada kekurangan lantaran pengisi drum sebagai pelengkap masih kosong, membuat Akbar Febrian melirik band ini dengan bersedia mengisi kekosongan band tersebut. Alhasil boom!! skema dan alur band pun tercipta. Hingga terbentuklah formasi pertama band ini dengan format Yusuf Habibi di Gitar & Vocal, Amanda Yolanda di Bass, Akbar Febrian Di Drum.

Sempat memilah milah nama menarik untuk grup ini dengan menyesuaikan genre musik mereka, dan akhirnya memutuskan memilih sebuah nama yakni “Dispencer” yang dimaknai sebagai “membuat/menghasilkan sesuatu”. Dan sekarang, band yang berlandaskan Grunge ini pun berhasil menetaskan album perdananya yang bertajuk “Begini,Begitu,atau Apa jalah”.

Awal gebrakan kemunculan musik mereka berawal di PituRoom, tepatnya di tanggal 9 Maret 2013 yang berhasil mendapatkan perhatian penikmat musik grunge di kota Medan dan dengan kekeh bersama 3 single andalan mereka yaitu, Begini Begitu atau Apa jalah, Sunny Sunday, dan Carrot yang videoklipnya sudah dapat dinikmati di Youtube Channel mereka.

Dispencer formasi awal, Amanda kiri, Usop Tengah, Akbar Kanan

Tidak sampai disitu, di akhir tahun 2013 Dispencer pun turut berpartisipasi di kompilasi Grunge Invasion Vol 1, yang merupakan album kompilasi dari band-band grunge di Sumatera Utara. Dengan single “Telanjang” yang di peruntukan untuk PETA yang juga di barengi dengan masuknya Adiyatma Murdhani di gitar hingga terbentuklah formasi kedua. Lewat Formasi baru ini di tahun 2014, Dispencer ikut berpartisipasi dalam kompilasi Medan Teriak yang kedua dengan single “Why Stand” yang sengaja di ciptakan untuk kompilasi tersebut.

Kemudian pada 21 April 2016 meluncurkan album keduanya bertajuk “La Lebay” yang merupakan album soundtrack dari film Indie karya anak medan yang bejudul “La Lebay”, namun keberhasilan itu harus pupus sementara karena dibarengi dengan berhentinya Amanda di posisi Bass.

Mundurnya Amanda, malah tidak mengendurkan niat mereka berhenti merajai musik lokal di Medan. Hal itu pun dibuktikan dengan kemunculan lagu-lagu terbaru mereka yang nyentrik bertajuk Believe, Adoreable dan Pukimak terpilih sebagai cara mereka untuk menyampaikan bahwa mereka tetap ada di Kota Medan. Formasi Power Trio pun terbentuk, dengan skema band memposisikan Usop di Bass & Vocal pun berhasil menelurkan lagu pelengkap berjudul B.A.B.I yang dapat dinikmati di soundcloud.

Nah, di July 2017 ini, mereka semakin menancapkan taringnya dengan ikut berpartisipasi kembali di kompilasi Grunge Invasion Vol 2 dengan single “Sailorman”. Sembari menyiapkan materi-materi untuk album ketiga mereka yang katanya akan di rilis sebentar lagi, dengan posisi yang baru dan lebih segar dari yang sebelumnya.

Dispencer are:
Yusuf Habibi – Bass & Vocal
Adiyatma Murdhani – Guitar
Akbar Febrian – Drum

contact:
0821-6428-6385

visit:

https://dispencerband.blogspot.co.id/
https://www.facebook.com/dispencerofficial
https://www.youtube.com/user/dispencerband
https://soundcloud.com/dispencerofficial
https://www.reverbnation.com/dispencerofficial

Instagram : @dispencer.official
Twitter : @dispencerband