Ini Kisah Tiga Dara, interpretasi dari film legendaris Tiga Dara (1956) akhirnya siap hadir di bioskop mulai 1 September 2016 mendatang. Film “Ini Kisah Tiga Dara” hadir setelah terinspirasi dari karya sutradara legendaris Usmar Ismail, dipandang sebagai aset penting, karena mengandung banyak jejak sejarah, musikal dan budaya pada kehidupan perempuan di era 50-an saat itu.

Di versi terbaru ini, tiga perempuan yang termasuk dalam kategori wanita yang agresif seperti Shanty Paredes (sebagai Gendis), Tara Basro (sebagai Ella) dan Tatyana Akman(sebagai Bebe) akan bergulat dengan masalah yang lebih realistis dengan jaman sekarang, tak lain mempertanyakan mimpi dan ambisi kembali sesuai tradisi wanita modern.

Film musikal garapan Nia Dinata ini mengangkat kisah lama namun dengan pendekatan modern. Selain cerita yang berbeda, film tersebut diakui juga menggarap nuansa musik baru. Jelasnya, Film musikal yang 90% memakai setting Maumere, Flores, ini menceritakan tentang kakak beradik Gendis, Ella dan Bebe yang kisah cintanya mendapat campur tangan sang Oma (Titik Puspa), yang notabene keinginan sang Oma untuk menjalankan hotel butik milik mereka.

Konflik kakak-beradik ini sengaja dikemas dengan menarik oleh Nia Dinata dan Lucky Kuswandi. Sebagian dialog-dialog para pemeran kemudian diterjemahkan menjadi lagu-lagu yang catchy yang diciptakan musisi kawakan, Aghi Narottama dan Bemby Gusti, serta lirik oleh Nia Dinata sendiri.

(*/Unclekick.)