Kenyamanan dalam hal apapun  adalah suatu yang harus didapati oleh semua orang. Termasuk kenyaman pada saat kita berkumpul bersama teman maupun pacar kita tersayang, akan tetapi ada faktor-faktor yang buat kita jadi nggak nyaman. Salah satunya adalah bau badan.

Emang yang satu ini membuat banyak orang merasa nggak nyaman kalok berada di dekatnya. “kenapa sih kok dia bau?” itulah pertanyaan yang muncul dan berlanjut jadi bahan pembicaraan, pasti pernah kan punya teman yang seperti ini?

Dikutip dari laman web Rexona, sebetulnya penyebab bau badan adalah bakteri dari luar cairan keringat itu sendiri. Jutaan bakteri tidak berbahaya berdiam di permukaan tubuh kita dan membantu pertahanan alami kulit. Bakteri-bakteri ini bertahan hidup dan berkembang biak di lingkungan yang lembap dan kaya nutrisi—seperti daerah ketiak kita. Makhluk-makhluk mikroskopis ini memakan keringat kita dan memprosesnya dalam sistem metabolisme mereka sehingga menghasilkan produk sampingan yang menyebabkan keringat berbau seperti cuka, keju, atau bawang.

Pada dasarnya, nggak ada orang yang mau jadi bau. Mereka yang memiliki bau badan yang “kurang enak” nggak pernah menyadari bagaimana aroma badannya sendiri, sampai ada yang ngasih tau ke dia. Dan nggak mungkin juga ada orang yang takut sama wangi.

Jadi, buat kamu “sobat bau” atau punya teman yang bau badan. Kamu bisa merubah keadaan aroma badan kamu mulai dari langkah kecil, pakailah deodorant setiap sehabis mandi. “ah nggak suka pake deodorant” pakai parfum, pilih wangi yang segar biar orang disekitar kamu nyaman.

Karena selain tubuh kamu jadi wangi, kamu juga dapat manfaat dari parfum yang kamu pakai. Yang pertama, wangi bisa mempernaiki mood kamu. Karena aroma yang dihasilkan bisa membuat hati menjdai tenang. Yang kedua, meringankan sakit kepala.

Parfum dengan wewangian yang menyegarkan dan menenangkan akan membantu mengurangi nyeri pada kepala. Yang ketiga, sebagai aromaterapi. Wangi yang dihasilkan oleh parfum bisa jadi aromateraphi dan hal itu bisa memberikan efek relaksasi bagi tubuh dan otak.(dikutip dari laman web Tribun-Medan).

Nah sekarang nggak ada alasan lagi ya untuk jadi wangi, ada banyak manfaatnya juga ternyata.