Ismam Saurus adalah seorang musisi, penyanyi dan penulis lagu dari kota Lumajang, Jawa Timur. Memulai karir pada tahun 2012, Ismam Saurus memiliki gaya bermusik seperti Folk, Country, Pop dan Rock dan lewat lagu-lagunya banyak menceritakan tentang kehidupan di desa, isu lingkungan, social dan politik.

Hal-hal yang menjadi topik lirik dapat dibilang menarik. Ada tema besar yang bisa ditangkap, yaitu orang desa, banyak lagu yang menggambarkan sisi-sisi tentang desa, seperti lagu “Cangkul Dan Sabit, Si Miskin, Gembala dan Tentu lagu Orang Desa” lagu Tinggal Dijakarta pun bias dibiliang tentang keresahan orang desa yang merantau ke ibu kota.

Meski begitu, pada kenyataanya tidak semua lagu mengandung tema orang desa, ismam sendiri termasuk musisi yang sangat peka terhadap keadaan sosial, banyak lagu-lagu tercipta karena keresahan yang terjadi disekitar.

Dalam bermusik ismam saurus sangat dipengaruhi oleh musisi-musisi dahulu utamanya seperti Bob Dylan, Johnny Cash, Iwan Fals dan The Beatles walaupun demikian ismam saurus tidak menutup diri dari pengaruh musik-musik modern.

Ismam Saurus sudah merilis 5 album yaitu  Pluvia (2015) , Orang Desa (2016), Nano (2020), Dari Sebuah Malam DI Era Mati (2020) , Gembala (2021) dan beberapa single seperti Laron, Tidak Ada Judul dan Mati Bosan.

project info:

name: Ismam Saurus
project music: Alam Semesta
cover art by: Penangkap Waktu