Tidak bisa disangkal, Indonesia merupakan salah satu Negara di Asia yang belum disambangi Coldplay soal penyelenggaraan konser, padahal di Indonesia banyak penikmat musik beraliran British Pop ini.

Apalagi beberapa waktu lalu, Penggemar Coldplay sempat dihebohkan dengan tersiar kabar Coldplay bakal menggelar konsernya di Indonesia. Hal ini memunculkan isu-isu kedatangan mereka membawa angin segar bagi penggemar Coldplay di Indonesia. Namun faktanya harus menerima kenyataan pahit ketika konser mereka di Indonesia hanyalah isapan jempol belaka”hoax”.

Sementara, kabar hoax tersebut cukup meyakinkan, karena terdapat poster yang menyebut tanggal, sponsor, venue serta nama promotor Java Musikindo. Memastikan pemberitaan tersebut, Adrie Subono mewakili promotor yang dicantumkan namanya mengklarifikasi tentang beredarnya rumor tersebut.

Apa yang membuat Coldplay belum konser di Indonesia?

Coldplay termasuk band papan atas yang punya standart tinggi. Hal itu dikarenakan tangan dingin Chris Matrin, Jonny Buckland, Guy Berryman, dan Will Champion mantap membuat dunia terpukau dengan sentuhan instrumen dan lirik-lirik lagu seolah ‘menularkan’ daya magis yang mumpuni.

Lantas untuk mengadakan konser, tim Coldplay mengajukan beberapa syarat sebelum menandatangani kontrak konser. Terutama untuk Negara yang jauh dari asal mereka, biasanya artis ingin tahu dulu seberapa besar antusias dan daya beli penonton.

Minimum requirements yang diminta Coldplay adalah mereka bermain di depan penonton yang nggak kurang dari 40 ribu orang, dan mereka juga menelaah terlebih dahulu siapa promotor yang akan memboyongnya. Apakah promotor yang biasa menangani artis besar? dan apakah promotor tersebut memiliki modal yang sangat kuat untuk bisa mendatangkan mereka? Belum lagi , Coldplay juga meminta berbagai efek panggung dengan tingkat kesulitan yang tinggi, seperti halnya konser mereka di Negara eropa lain.

Mendatangkan Coldplay sama dengan mendatangkan U2, tingkat kesulitannya sudah yang paling super. Itulah kesulitan mendatangkan band-band besar dari UK. Tapi sebaliknya jangan berputus asa dulu, tak sedikit juga bintang dunia papan atas yang ternyata diboyong ke Indonesia seperti Guns N Roses, Stone Temple Pilots, Slash dan banyak lainnya.

Jadi untuk mendatangkan Coldplay merupakan hal yang memungkinkan jika promotor di Indonesia berani mengeluarkan dana lebih besar untuk mendatangkan Coldplay ke Indonesia, dan juga harus didukung dengan teknologi panggung, perangkat tata suara, tata lampu dan berbagai peralatan visual lainnya yang akan membuat konser Coldplay menjadi terlihat megah.