MEDAN: Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumut roadshow ke berbagai panti asuhan se kota Medan untuk memberikan bantuan sembako dan motivasi ke anak yatim piatu, Jumat (23/12).

Ketua KNPI Sumut, Sugiat Santoso, saat di temui di Panti Asuhan Putra  Muhammadiyah cabang Medan mengatakan, sejak dilantik sebagai Ketua KNPI Sumut, kepengurusan KNPI dibawah kepemimpinannya sudah berkomitmen untuk memberikan perhatian khusus pada berbagai persoalan yang selama ini tidak mampu diselesaikan dengan baik oleh pemerintah.

Menurutnya, minimnya perhatian pemerintah terhadap anak panti asuhan dan yatim piatu menjadi persoalan serius yang sampai hari ini luput dari perhatian pemerintah.

“Sangat banyak problem yang saat ini dihadapi para anak panti dan yatim piatu, mulai dari kebutuhan hidup seperti makan, pakaian yang layak, pendidikan, dan dukungan moral lainnya”, katanya.

Berbagai persoalan tersebut, sambung Sugiat, baiknya dipikirkan juga oleh pemerintah, sebab jika hanya berharap dari bantuan masyarakat, tentu tidak semua kebutuhan akan teratasi.

Sugiat mengatakan, kebutuhan paling mendesak dan harus disikapi serius ialah kebutuhan anak panti dan yatim piatu untuk mendapatkan pendidikan.

“Anak yatim juga bagian dari anak anak Indonesia, dan anak yatim juga merupakan aset bangsa yang akan meneruskan perjuangan bangsa ini, oleh sebab itu mari kita bersama memperhatikan hidup mereka,” kata Sugiat.

Dia berharap agar ke depan pemerintah Provinsi Sumut dan Kota Medan memberikan bantuan pendidikan anak bagi anak panti dan yatim piatu.

“Undang-undang juga mengamanatkan, bahwa anak yatim piatu harus mendapatkan perhatian dari negara, maka atas nama negara pemerintah daerah harus bertindak menyikapi persoalan ini,” katanya.

Dia juga menyampaikan, di Indonesia agar tidak ada lagi anak panti dan yatim piatu yang putus sekolah dan semuanya harus mendapatkan pendidikan yang layak.

Sementara itu, Kepala Panti Asuhan Muhammadiyah, Rafdinal mengatakan  sangat berterima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh KNPI Sumut.

Menurutnya kepedulian pemuda terhadap kehidupan para anak panti tergolong minim. Dia berharap agar ke depan KNPI Sumut terus memperhatikan nasib kehidupan anak panti dan yatim piatu.

Ditambahkannya, kebutuhan mendesak anak panti saat ini ialah biaya pendidikan. Dia berharap agar KNPI Sumut di bawah kepemimpinan Sugiat Santoso mampu menyuarakan dan memperjuangkan persoalan pendidikan tersebut kepada pemerintah, agar para anak panti dan yatim piatu mendapatkan pendidikan yang layak.