Jakarta, 8 Maret 2021 – Di bulan Maret ini, Walt Disney Animation Studios mempersembahkan film animasi pertama yang terinspirasi dari budaya Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang berjudul “Raya and the Last Dragon”.

Film animasi ini berkisah tentang perjalanan seorang pendekar, Raya, dalam mencari sang naga legendaris yang dipercaya dapat mempersatukan kembali tanah Kumandra dan masyarakatnya yang terpecah belah. Disutradarai oleh Don Hall dan Carlos López Estrada bersama Paul Briggs dan John Ripa, serta diproduseri oleh  Osnat Shurer dan Peter Del Vecho, Disney’s “Raya and the Last Dragon” akan tayang di seluruh bioskop di Indonesia mulai tanggal 3 Maret 2021.

Mengangkat tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari seperti pentingnya nilai gotong royong serta persatuan dalam perbedaan, Disney’s “Raya and the Last Dragon” menghadirkan ragam karakter yang memiliki sifat unik dan berbeda satu sama lain. Berikut beberapa fakta tentang Raya dan kawan-kawannya yang bekerja sama untuk mempersatukan kembali Kumandra:

Photo Via Disney.id

RAYA

(disuarai oleh Kelly Marie Tan)

Raya adalah seorang pendekar yang bertugas untuk menjaga permata naga bersama ayahnya, Benja, yang merupakan pemimpin Negeri Heart. Namun, hidup raya seketika hancur, saat permata yang ia jaga rusak dan membuat ayahnya berubah menjadi batu. Kini, Raya harus menjalankan misinya untuk menyelamatkan dunia. Raya tumbuh menjadi sosok pendekar yang tangguh dengan kecerdasan setajam pedangnya.


Photo Via Disney.id

SISU

(disuarai oleh Awkwafina)

Sisudatu atau yang dikenal sebagai Sisu adalah sosok naga terakhir Kumandra. Legenda mengatakan, Sisu adalah makhluk air yang sangat indah dengan kekuatan sihir yang tak terkalahkan. Namun, yang ditemui Raya justru sebaliknya, Sisu adalah seekor naga lucu yang humoris. Sisu selalu mengibaratkan dirinya sebagai murid yang paling tidak berprestasi. Namun sekarang, Sisu harus belajar menjadi sosok naga hebat yang disebut-sebut dalam legenda tersebut supaya ia bisa menyelamatkan Kumandra bersama Raya.


Photo Via Disney.id

NAMAARI

(disuarai oleh Gemma Chan)

Namaari adalah musuh bebuyutan Raya, sosok pendekar yang cerdas, penuh perhitungan, dan tangguh. Putri dari pemimpin Negeri Fang ini rela melakukan apa pun demi melindungi rakyatnya. Namun, jauh di dalam lubuk hatinya, ia menyimpan rasa cinta kepada naga.


Photo Via Disney.id

BOUN

(disuarai oleh Izaac Wang)

Boun adalah anak jalanan dari Negeri Tail yang dewasa sebelum waktunya dan selalu siap untuk berbisnis. Ia merupakan seorang pemilik, manajer, koki, sekaligus kapten dari kapalnya, Shrimporium. Namun, jauh di lubuk hatinya, Boun adalah anak yang rapuh. Ia kehilangan orang tuanya karena serangan Druun.


Photo Via Disney.id

LITTLE NOI

(disuarai oleh Thalia Tran)

Setelah kehilangan orang tuanya karena Druun, Little Noi, balita berusia 2 tahun ini diasuh oleh Ongis. Di sebuah pelabuhan dagang Talon, Little Noi kerap memicu keramaian dan mengalihkan perhatian para pejalan kaki dengan tingkah lucunya. Sementara Little Noi beraksi, Ongis dengan sigap akan mencuri harta mereka habis-habisan.


Photo Via Disney.id

TUK TUK

(disuarai oleh Alan Tudyk)

Merupakan seekor hewan menggemaskan campuran antara Pillbug, anjing Pug, dan kendaraan speed off-road, Tuk Tuk sudah menjadi sahabat baik Raya sejak ia masih sebesar genggaman tangannya. Kini keduanya telah tumbuh dewasa dan Tuk Tuk telah menjadi ‘kuda’ gagah yang setia berada di sisi Raya. Bersama-sama mereka arungi berbagai medan Kumandra berbekal misi untuk mencari naga terakhir dan menyelamatkan dunia.


Photo Via Disney.id

ONGIS

….

Ongis adalah sekelompok penipu separuh monyet-separuh ikan lele yang licik dari pelabuhan dagang Negeri Talon. Mereka bertiga selalu hidup bersama-sama, termasuk dalam membesarkan Noi, seorang balita berumur 2 tahun.


BENJA

(disuarai oleh Daniel Dae Kim)

Dikenal sebagai “pedang terkuat dari lima negeri”, Benja merupakan ayah Raya dan penjaga permata naga yang legendaris. Sebagai pemimpin Negeri Heart, ia merupakan sosok idealis dan visioner yang percaya bahwa kehancuran Kumandra diakibatkan oleh ulah masyarakat dari berbagai negeri yang tidak saling percaya. Benja berusaha untuk menyatukan kembali kerajaan Kumandra yang retak dan mengembalikan keharmonisannya seperti sedia kala.

VIRANA

(disuarai oleh Sandra Oh)

Sosok pemimpin Negeri Fang yang gagah dan berwibawa. Virana adalah ibu dari Namaari, musuh bebuyutan Raya. Dengan gaya kepemimpinan yang pragmatis, Virana merupakan potret pemimpin yang kuat, cerdas, tidak percaya mitos, serta selalu mengesampingkan perasaan.Virana berkeyakinan bahwa tindakan kejam adalah satu-satunya cara untuk menjamin kelangsungan hidup rakyatnya.

TONG

(disuarai oleh Benedict Wong)

Di balik penampilannya yang gagah, garang, dan galak, Tong adalah seorang tukang kayu yang senang bermain dengan anak kecil. Keseimbangan antara sifat keras dan penyayangnya, membuat Tong dikenal sebagai sosok raksasa yang lemah lembut.

DRUUN

Druun adalah sosok roh halus yang tidak berbentuk dan memiliki jiwa perusak yang lahir dari konflik manusia. Hanya dengan satu sentuhan, mereka mampu mengubah manusia menjadi batu dan memperbanyak diri. Druun dapat dihadang oleh air, tapi hanya bisa dihancurkan dengan ‘Kekuatan Naga’


Tentang Disney’s ‘Raya and the Last Dragon’

Dahulu kala, di dunia fantasi Kumandra, manusia dan naga hidup berdampingan dalam  harmoni. Namun, ketika sosok monster mengancam Kumandra,  para naga mengorbankan diri mereka untuk menyelamatkan umat manusia. Kini, 500 tahun kemudian, kejahatan yang sama telah kembali dan nasib mereka bergantung pada seseorang ksatria bernama Raya, untuk mencari sang naga legendaris yang dapat mempersatukan kembali tanah dan masyarakatnya yang terpisah.

Di sepanjang perjalanannya, Raya belajar bahwa, untuk menyelamatkan dunia, hal yang dibutuhkan bukan hanya seekor naga, namun juga rasa saling percaya dan kerja sama. Disutradarai oleh Don  Hall dan Carlos López Estrada bersama Paul Briggs dan John Ripa, serta diproduseri oleh  Osnat Shurer dan Peter Del Vecho.

Disney’s “Raya and the Last Dragon” dibintangi oleh Kelly Marie Tran sebagai pengisi suara Raya dan Awkwafina sebagai Sisu.  Disney’s “Raya and the Last Dragon” akan tayang di seluruh bioskop di Indonesia pada Maret 2021.

(Ditulis oleh Chairandy Fajri)