Setelah aku dan key telah lulus SD,aku dan keysha buat perjanjian kalau aku dan keysha harus satu sekolah lagi. Tapi semuanya itu hanyalah mimpi,setelah lulus SD ayahku pindah tugas keluar kota,aku dan ibu pun mau gak mau harus ikut ayah pindah juga.aku gak tau apa jadinya aku tanpa keysha di sekolahan baru ku nanti.tau sendiri aku orangnya lemah,penakut dan gak bisa apa-apa.kalau ada keysha kan aku bisa di lindungi keysha.ya mau gimana aku harus bisa mandiri juga dan gak boleh bergantung terus sama keysha. Dalam hati aku udah bertekat “kalo aku harus bisa mandiri dan harus berani seperti keysha”.

 

Pagi itu terdengar suara hujan rintik-rintik, sebelum aku pergi dan meninggalkan keysha aku menyempatkan diri untuk kerumah keysha dan berpamitan. Aku pun menghampiri ibuku dan berpamitan untuk pergi ke rumah keysha “bu aku pamit ke rumah keysha ya” “kan lagi hujan nak, kalau mau pamitan sama keysha kan bisa melalui telfon” “gak bisa bu aku mau ketemu keysha ada yg mau aku kasih ke keysha juga” “yaudah hati-hati ya jangan lama-lama” “iya bu makasih ya,aku pergi dulu bu assalammuallaikum bu” “waalaikumsallam”

Aku pun berjalan di bawah rintikan hujan dengan hati yang deg-degan,muka yg sedih karna takut keysha marah karna aku telah mengingkari janji,rumah aku dan keysha enggak berapa kali jauh ya kalau berjalan kaki sekitar 20 menit gitulah ke rumah keysha.

Sesampainya dirumah keysha aku pun langsung mengetok pintu rumah keysha “assalammualaikum (sambil mengetok pintu rumah keysha)” “waallaikumsalam” “eh ada anggle masuk-masuk nak” “iya bu makasih,keyshanya ada bu?” “oh keysha,biasalah keysha kalau hari libur begini dia kebonya kumat” “maksud ibu keysha masih tidur? “iya masih tidur si keysha,ngalah-ngalahin anak lakik dia itu” “yaampun keysha,yaudah bu aku ke kamar keysha ya biar aku banguni dia(sambil berjalan menuju kamar) “iya bangunin aja keyshanya”

“aku:key bangun dasar kebo banget jam segini masih tidur(sambil membangunkan keysha)

“keysha:apaan sih,keysha masih ngantuk loh bu.

“aku:keysha ini aku anggle loh, bangub dong ada yg mau akyg bilang ke kamu

“keysha:(langsung bangun dari tempat tidur) haaa!? Lah ada apa kamu pagi-pagi gini kerumah aku? Hujan juga, ntar kamu sakit loh,ehmmmm tumben-tumbenan kamu berani sendirian kerumah aku? Biasanya juga kalau kesini kamu di temeni supir kalau enggak ayah (sambil ngeledek)

“aku:keyshaaaaa!!!!

“keysha:heheh,iyaiya maaf deh ada apa kamu pagi-pagi gini terus hujan lagi bela-belain kerumah aku?emangnya ada apa sih? Emang gk bisa entar”aja?

“aku:gak bisa key,ada yg mau aku omongi ke kamu!tapi kamu jangan marah ya sama aku?!

“keysha:iya mau ngomong apa?ngomong aja kali nggel jangan kek orang baru kenal gitu”

“aku:sebenernya nanti sore aku dan keluargaku akan pindah dari kota ini

“keysha:maksud kamu,kamu bakalan gak disini lagi gitu?bakalan ninggalin aku gitu?

“aku:iya key,aku gak di kota ini lagi ayahku di pindahkan ke jakarta mau gak mau aku dan ibu harus ikutan pindah juga(sambil nangis)

“keysha:terus kita gak bakalan satu sekolah lagi gitu?terus kalau kamu di isengi di sekolah kamu nanti siapa yg bakal jagain kamu?kamu kan penakut,cengeng (sambil nangis dan marah)

“aku:iya aku tau key aku penakut,aku cengeng aku gak bisa apa-apa,tapi aku janji aku bakalan berubah menjadi anggel yg tegas,pemberani dan gak cengeng lagi aku janji key

“keysha:aku gak yakin kamu bakalan bisa berubah,aku tau gimana kamu key(sambil menangis dan marah)

“aku:pliss key,aku bakalan bisa seperti kamu yg tegas,yg bakal jago berantam,bila perlu aku nanti bakalan belajar takwando supaya aku bisa jagain diri aku dan jagain orang-orang yg lemah seperti aku

(sambil meluk keysha)

“keysha:sebenernya aku kecewa sama kamu,dan aku takut kamu di bully di sekolah baru kamu,tapi aku percaya sama kamu kalau kamu pasti bisa

“aku:makasih ya key udh ngasih semangat aku,ada yg mau aku kasih ke kamu

“keysha:kamu gak perlu ngasih aku apa-apa,kamu sampai di tujuan dengan selamat aja aku udh seneng kok,tapi kamu juga janji kamu janji ke aku kita bakalan terua komunikasi,aku itu sayang sama kamu nggel, kamu itu ydh aku anggep seperti adik aku sendiri

“aku:kamu tutup mata dulu deh,iya aku janji kita bakalan terus komunikasi,aku juga udh anggep kamu kayak kakak aku, karna selama ini juga cuma kamu yg mau temenan sama aku(sambil memakaikan kalung) udah coba kamu buka mata

“keysha:kalung?kenapa kok gak gelang aja atau gantungan kunci gitu sih kok kalung?kalung liontin lagi!

“aku:iya supaya kamu kelihatan cewe aslinya,selama ini kan kamu gak pernah tuh pakai kalung,kenapa aku kasih kamu kalung itu?karna di kalung liontin itu ada foto kita juga, jadi kalau kamu kangen sama aku kamu bisa liat foto aku, aku juga punya ni kalungnya(sambil menunjukkan kalungnya)

“keysha:(tiba-tiba memeluk anggle sambil menangis)

“aku:hmmm,keknya cengengnya aku udah nular ke kamu ya key (ngeledek), udah ah gak usah sedeh-sedihan terus ah,entar kalau aku ada libur aku bakalan liburan medan nemuin kamu kok key tenang aja(sambil menepuk pundak keysha)

Percakapan demi percakapan pun selesai kami bahas,aku pun pamit ke keysha dan ibunya untuk pulang “bu anggle pamit pulang ya,key aku pulang ya,aku mau kamu juga ikut sama tante aku buat nganterin aku ke bandara nanti sore,oke!” “iya aku bakal ikut ngantar kamu ke bandara” “iya aku tunggu ya,assallammualaikum” “waallaikumsalam”

Sesampainya aku dirumah,aku pun langsung beresin pakaianku ke koper,jam dinding berdetak begitu cepat,gak kerasa waktu yg di tunggu-tunggu pun akhirnya datang,aku harus memulai semuanya dari awal lagi tanpa keysha. Setelah semuanya beres terdengar suara mobil om dan tanteku yg menjemput kami dan mengantarkan kami ke bandara,dari luar kamar suara ibu ku terdengar memanggilku “anggle cepat om dan tante udah datang ni” “iya ma sebentar” aku pun terdiam sejenak di dalam kamar itu dan melihat sekeliling kamar itu,dalam hati aku berkata”aku bakalan rindu dengan kamar ini dan keysa,dulu aku dan keysha setiap pulang sekolah selalu bermain di kamar ini (muka yang sedih) “keysha cepat nanti kita ketinggalan pesawat (ujar ibu) “iya bu iya anggle udah siap kok” aku pun langsung menuju ke mobil, di setengah perjalanan aku beritahu om ku agar kami menjemput keysha, “om kita kerumah keysha dulu ya jemput keysha” “oh iya key” sesampainya di rumah keysha aku langsung memanggil keysha, di sepanjang perjalanan aku dan keysha hanya diam diaman, setelah sampai di bandara aku berpamitan sama keysha,”key aku pamit ya sama kamu, aku janji kalau aku liburan aku bakalan main ke medan kok” keysha hanya menganggukkan kepala dan melihatkan wajahnya yg sedih, aku belum pernah melihat keysha sesedih itu selama aku berteman sama keysha

 

Bersambung…..