Setelah single pertama yang dilepas pada akhir Mei 2020 lalu, kali ini Nampank kembali dengan single keduanya. Single kedua Nampank merujuk pada kondisi keadaan dunia terkhusus Indonesia dewasa ini. Single kedua kali ini sedikit “menyentil” pemerintah akan kondisi dan kebijakan yang dilakukan di beberapa daerah atau provinsi yang berada di Indonesia.

Single kedua Nampank bertajuk “PPKM (Pesta Para Kaum Muda)” yang menggambarkan suasana ketidaksesuaian dan pemerintah terkesan “tidak serius” dalam menangani pandemi Covid-19 ini. Nampank dengan ciri khasnya yang sedikit rock n roll dan apa adanya menjadikan single ini lebih terdengar nakal namun satire.

Musiknya sendiri mengusung konsep sound vintage ala 70’s, menjadikan single ini terdengar jadul dan analog. Lagu PPKM sendiri menjurus salah satu lagu kepunyaan band Rock terbesar dan tersukses sepanjang masa, “Led Zeppelin” dalam lagunya, “D’yer Mak’er” yang terdapat pada album “Houses of the Holy” pada tahun 1973.

Konsep ini diusung Nampank karena menganggap single kedua ini harus lebih “transparan” dan apa adanya. Dikuatkan di akhir lagu dengan part yang menggambarkan keadaan seperti sedang berkumpul dalam tongkrongan dan “berpesta” ala anak muda.

Lagu ini direalisasikan dan diperkuat konsepnya oleh salah satu Produser kota Medan, Tengku Ariy Dipantara. Lagu ini juga digarap dan dikerjakan di studio rekaman milik salah satu Record Label Independent kota Medan, “Ringo Record”, yang kemudian juga akan dipublish oleh Ringo Record sendiri.

Setelah berbincang panjang dan berdiskusi mengenai sound dan detil pengerjaan ala Led Zeppelin, akhirnya terjadilah lagu berdurasi 3.36 menit yang sangat memuaskan bagi Nampank, karena lagu PPKM yang diinginkan sangat sesuai dengan ekspektasi.

Single PPKM akan dilepas ke beberapa platform musik digital dalam waktu dekat. Selain audio, Nampank juga mempersiapkan video lirik dalam produksi kali ini.