Walau mungkin 1-2 instalmen awalnya masih dihargai, franchise adaptasi video game seperti Resident Evil memang kerap berseberangan dengan banyak kritikus. Tapi di sisi penonton, jelas tak banyak  bisa melampaui pencapaiannya.

Sempat tertunda agak lama setelah Retribution, instalmen keenamnya kini dibandrol judul The Final Chapter oleh kreator adaptasinya, Paul W.S. Anderson. Menandakan ini adalah ujung akhirnya, atau sekedar gimmick penarik jualan belaka?

The Final Chapter masih melanjutkan petualangan Alice (Milla Jovovich) beberapa minggu setelah apa yang kita saksikan dalam Retribution. Setelah Alice dikhianati  Albert Wesker (Shawn Roberts), Alice harus kembali ke Raccoon City  menghadapi serangan final Umbrella Corporation dengan pasukan zombie di bawah dr Alexander Isaac (Iain Glen) bersama Claire Redfield (Ali Larter) dan sekumpulan pejuang tangguh; Abigail (Ruby Rose), Doc (Eion Macken), Christian (William Levy)  serta sosok  tak pernah dibayangkan Alice sebelumnya sekaligus menyimpan rahasia masa lalu Alice demi penyelamatan peradaban manusia.

Kecuali babak ketiga  membuka penggalan-penggalan elemen dari keseluruhan franchise-nya dalam tendensi sub judul, tak ada yang terlalu spesial dari The Final Chapter. Mengulang lagi rangkaian penting tiap instalmennya dalam narasi dan excerpts singkat untuk tak membuat pemirsa barunya tersesat, untungnya Paul W.S. Anderson menaikkan lagi levelnya ke tampilan monster-monster baru dan gelaran aksi  nyaris tanpa jeda jauh lebih seru dari instalmen sebelumnya.

Tapi inilah jualan utama ‘Resident Evil’ hingga bisa bertahan hingga sekarang dari film pertamanya lebih satu dekade lalu. Selain memang sudah terbentuk sebagai sebuah brand kuat yang membuat penonton tetap mau datang dan membayar tiket untuk menyaksikan aksi Milla Jovovich sebagai heroine tetapnya,  kini bergabung kembali dengan Ali Larter sebagai salah satu karakter asli sumber video game-nya di ‘Extinction’ dan ‘Afterlife’, selebihnya adalah pameran aksi dan efek visual ditambah gimmick 3D yang cukup memanjakan mata.

Tak ada pula dukungan terlalu penting selain lewat penampilan Ruby Rose yang baru kita lihat dalam xXx: Return of Xander Cage dan John Wick 2 segera  dirilis, dan Iain Glen sebagai antagonis  sudah pernah muncul dalam Apocalypse dan Extinction.

Di titik akhirnya, walau dibandrol judul final, Resident Evil tetaplah sebuah komoditas Hollywood yang jelas masih punya kemungkinan besar  tetap berlanjut. Tentu saja, perolehan box office  menjadi faktor utama buat jawabannya nanti. (nda)