Meskipun smartwatch baru booming beberapa tahun belakangan, rupanya Smartwatch disebut-sebut sebagai generasi selanjutnya dari perangkat yang diciptakan untuk mengubah kehidupan konsumen.

Siapa sangka, sebelumnya penyedia layanan jam pintar ini, kerap dimanfaatkan industri kesehatan untuk mendapat wawasan lebih luas tentang kebiasaan pasiennya.

Namun kini dalam beberapa tahun ke depan, pasar smartwatch diprediksi akan mengalami kenaikan dengan penambahan fungsi baru dan peningkatan keunggulannya.

Banyak berpendapat smartwatch akan mengalami pertumbuhan yang signifikan, akan mampu mendekati tingkat penjualan smartphone yang setiap tahunnya tercatat mencapai 1,5 miliar unit.

Hal ini juga diperkuatkan dengan raksasa teknologi seperti Apple, Samsung, LG, Honor dan Xiomi masih sangat serius untuk menggarap jam tangan pintar di tengah kompetisi smartphone mereka.

Sama halnya dengan Google meski kurang peminat saat peluncuran 2 Smartwatch mereka di Awal 2017, namun Google masih tetap ikut meramaikan persaingan produk teknologi pasar jam tangan pintar kali ini.

Terbukit karena Google baru-baru ini mengajukan paten pemanfaatan sensor agar bisa mendeteksi gerakan dan melacak posisi jari. Teknologi ini akan mempermudah mengendalikan smartwatch. Idenya adalah dengan memanfaatkan sensor-emitor yang berguna sebagai “mouse pad” virtual.