Dara muda asal MalangNadine Fatiana merilis sebuah lagu bernuansa melankolis yang diberi judul “If Tomorrow We Have to Fall Apart”. Menjadi single orisinil ke-3 sejak melepas “Enough” dan “Everybody Needs”, single ini ditulis sendiri oleh sang musisi dengan bantuan istimewa. Bantuan tersebut datang dari solois asal Jakarta yakni Prince Husein yang terlibat dalam penulisan “If Tomorrow We Have to Fall Apart”.

“Lagu ini udah jadi dari di bulan Maret 2022. Tadinya emang mau aku sendiri yang nulis tapi ternyata kesulitannya itu banyak. Jadi aku dibantu sama kak Prince. Rekamannya sendiri di bulan September, jadi cukup panjang prosesnya sampai lagu ini jadi,” ungkap gadis yang bersekolah di MAN 2 Kota Malang tersebut.

Menilik dari lirik, single ini bercerita tentang dua insan yang ingin menghabiskan waktu bersama karena masa depan bisa jadi akhir dari mereka. Bagi Nadine, makna dari lagu ini bisa diinterpretasikan secara luas dan personal sesuai dengan situasi para pendengar. Gadis 15 tahun tersebut juga menuturkan sebuah caption dari video Tiktok yakni “Let’s meet in another life as two ordinary people who fell in love each other” jadi sebagian inspirasi untuk menulis tembang terbarunya.

Single ke-3 ini cukup berbeda dibandingkan dua lagu yang ia rilis sebelumnya, terutama dari segi nuansa. Sebelumnya Nadine sering menghadirkan lagu bercorak R&B dan chill, dalam balada “If Tomorrow We Have to Fall Apart” sang musisi menampakkan suasana sendu dan mellow. Perbedaan ini sempat membuat Nadine kesulitan dalam proses perekaman karena di lagu ballad ini memerlukan penghayatan dan kesan bercerita. Untungnya, lagu-lagu dari soundtrack resmi Disney banyak memandunya untuk menjawab tantangan membawakan lagu ballad. Ia juga terlibat aktif dalam seluruh proses pembuatan single ini dan melibatkan banyak pihak. Selain Prince Husein, ada Mahatamtama dan Derry Rith Haudin dari Coldiac yang ikut berpartisipasi dalam memproduksi nomor terbaru Nadine.

Perbedaan kentara lain dari lagu terbaru ini dibandingkan 2 tembang sebelumnya adalah pemilihan visual yang tidak lagi didominasi warna biru.

“Mood-nya lebih ke mellow gitu ya, dan kemerahan orange ini menurutku warna yang bisa mewakili suasana mellow gitu ya. Emosinya yang ingin ditonjolkan passionate gitu,” jelas Nadine mengenai artwork dari lagu.

Meskipun masih sebatas perilisan single secara digital, solois yang mengawali karirnya dengan proyek cover tersebut juga ingin melakukan live session atau membuat video klip untuk karyanya. Namun, Nadine yang baru menginjak jenjang sekolah menengah atas membocorkan bahwa padatnya jadwal sekolah dan tugas menjadi tantangan tersendiri untuk berkarya.