The Market Place, grup musik ini terbentuk awal Desember 2014 dengan personel Edo Gegep – Vokal, Areef efansyah – Drum, Welly Pramana – Bass dan Ridho Kribo – Gitar. Ceritanya, mereka bertemu di satu komunitas Medan Blues Society. Dari perjumpaan tersebut, mereka berniat membentuk band, karena kebetulan masing-masing menyukai jenis musik yang sama seperti Led Zepplin, The Black Crowes sampai The Tielman Brothers.

The Market Place seperti pengakuan mereka, terobsesi jenis musik Blues dan Rock N Roll. Pemilihan Led Zepplin setelah cukup lama membahasnya yang akhirnya semua sepakat mengusung jenis musik Rock Progresive menjadi acuan serta referensi band ini, kata Ridho Kribo.

Alasan memilih Led Zepplin, menurut mereka berempat, karena grup legendaris ini memiliki energi yang sangat berbeda apabila didengar lagu-lagunya, tak kecuali saat dibawakan di panggung, terasa sekali musiknya sangat jenius.

Ridho Kribo bersama kawan-kawannya di The Market Place memutuskan selalu menyisipkan lagu dari Led Zepplin saat mereka manggung. Selain itu alasan menyukai musik-musik Led Zepplin karena merasa berada di dimensi mereka berada di era Led Zepplin. Jadi memang tidak berlebihan bila anak-anak The Market Place menilai Led Zepplin adalah band terkeren hingga saat ini bahkan sepanjang masa.

Musik Led Zepplin juga diakui personel The Market Place terasa sangat unik, kadang membingungkan serta tidak masuk diakal, apalagi soundnya membuat mereka selalu ingin memainkan lagu-lagu Led Zepplin.

The Market Place sejak terbentuk sudah mulai banyak mengisi panggung mereka jelajahi termasuk di kafe termasuk konser di Pekan Raya Sumatera Utara. Menurut Ridho Kribo, aktivitas manggung belakangan ini diakuinya sedikit kendor karena memang mereka lagi fokus menyiapkan materi lagu buat merilis album diharapkan dalam waktu dekat bisa rampung penggarapannya.

(*Ist/Unclekick.)